Review Drama Korea Tunnel: Thriller Romance

Review Drama Korea Tunnel_ Thriller Romance

Drama Korea Tunnel sudah berakhir pekan minggu lalu, tapi rasanya masih nggak rela kalo drama jagoan saya ini harus berakhir. Kalo sudah keluar kata ‘jagoan’ pastinya drama ini sangat saya rekomendasikan. Duh, ini padahal baru pembukaan belum masuk review dan penutupnya udah kasih clue buat yang baca. Tapi, whateverlah yang penting kalian tetap baca sampai akhir ya *kedipin mata*

Mengambil slot di akhir pekan, drama korea Tunnel menjadi tayangan yang sangat dinantikan. Gimana nggak bikin penasaran setiap minggunya kalo penulis naskahnya jago bikin penontonnya baper. Ada dua kemungkinan saat kita nonton drama: stress karena penasaran sama cerita selanjutnya dan stress nggak tega ngelanjutin karena alur certitanya. Nah lo, kalian masuk golongan penonton yang mana?

Saya ini masuk golongan yang stress karena dibikin penasaran setelah episode 12. OCN membuat pengumuman mereka menunda penayangan episode 13 dan episode 14 karena di Korea sedang ada pemilihan Presiden. Stress saya dibikin penasaran karena harus nunggu 2 minggu lagi tayang. Apalagi kalo ceritanya sedang klimaks, kayak BAB mau keluar tapi nggak jadi karena ada yang ngetuk pintu. Ahelah jorok banget ya perumpamaannya.

Baca: Sinopsis Drama Korea Tunnel Episode 1 – Part 1 di Channel OCN

Seperti apa drama garis besar cerita drama ini?

Tunnel menceritakan tentang masa lalu detektif yang berusaha menangkap pembunuh berantai. Pembunuh tersebut sudah menghabisi nyawa wanita secara beruntun. Ketika seorang detektif bernama Park Kwang Ho menginvestigasi pembunuh tersebut, dia menemukan jejaknya saat tak sengaja mencarinya di sebuah terowongan. Lalu mereka terlibat saling serang dan pembunuh tersebut berhasil melarikan diri dengan melukai kepala Kwang Ho.

Saat Kwang Ho bangun, dia keluar dari terowongan dan harus menerima kenyataan berada di masa depan. Kwang Ho melakukan perjalanan waktu selama 30 tahun ke depan. Tentu saja hal ini sangat berkaitan dengan pembunuh yang sedang dia cari. Drama Tunnel selanjutnya menggambarkan kehidupan setelah 30 tahun berlalu, Kwang Ho bekerjasama dengan rekan kerjanya di Stasiun Polisi yaitu Kim Sun Jae yang menjabat sebagai Letnan dan seorang konsultan kriminal Prof. Shin Jae Yi.

Ada beberapa karakter utama dalam drama ini yang menarik. Karakter ini yang akan mengisi keseruan cerita di drama Tunnel. Siapakah karakter-karakter tersebut?

Kim Sun Jae

Yoon Hyun Min sebagai Kim Sun Jae

Mempunyai karakter yang dingin dan sangat sulit untuk diajak kerjasama tim membuat Sun Jae jadi omongan oleh sesama rekan kerjanya. Meskipun awalnya kurang bisa diajak kerjasama, Sun Jae lama kelamaan bisa berbaur. Apalagi sejak kasus yang ingin dia pecahkan selama ini berhubungan dengan orang-orang yang bekerja di kepolisian 30 tahun yang lalu. Sun Jae kalo sudah ketemu Prof. Shin Jae Yi suka asyik sendiri, apalagi kalo datengnya sama Kwang Ho. Dia jadi kayak laler deh 😀

Mok Jin Woo

Kim Min Sang sebagai Mok Jin Woo

Prof. Mok Jin Woo sangat dekat dengan Kim Sun Jae. Setiap kasus yang diterima kepolisian dan membutuhkan autopsi, mereka selalu menggunakan Mok Jin Woo sebagai petugas forensik. Mok Jin Woo juga banyak membantu Sun Jae dalam menyelesaikan kasus-kasus yang ditanganinya. Istilahnya Prof. Mok Jin Woo bisa dijadikan tempat konsultasi kalo Sun Jae mengalami kesulitan dalam menganalisa motif pembunuhan.

Park Kwang Ho

Choi Jin Hyuk sebagai Park Kwang Ho

Dia adalah tokoh utama yang harus melakukan perjalanan waktu di kehidupan 30 tahun ke depan. Kwang Ho meninggalkan istrinya tanpa pesan dan dia harus berjuang menangkap pembunuh yang sudah dia cari di masa lalu. Park Kwang Ho pun menggunakan identitas nama yang sama di masa depan. Sedangkan identitas yang dia gunakan diketahuinya menghilang. Sifatnya yang keras kepala dan tidak mendengarkan perintah atasan masih kebawa sama kehidupannya di masa depan. Prinsip Kwang Ho yang dia pegang adalah dia seorang polisi, dia harus menangkap orang yang sudah melakukan kejahatan.

Shin Jae Yi

Lee Yoo Young sebagai Shin Jae Yi

Seorang Profesor yang menjadi dosen di Universitas Hwayang menjadi konsultan kriminal kepolisian. Analisanya yang cerdas membuat Sun Jae sering emngunjunginya untuk berkonsultasi. Pembawaannya yang misterius tidak punya ekspresi wajah membuatnya jadi dosen yang menakutkan bagi mahasiswanya. Tetapi disini dia akan membantu Sun Jae dan Kwang Ho untuk mengungkap kasus pembunuhan berantai yang dilakukan sejak 30 tahun yang lalu.

Sung Shik

Jo Hee Bong sebagai Jeon Sung Shik

Sebagai anak buah di masa lalu Kwang Ho, di masa depan saat Kwang Ho menjadi anggota teamnya, Sung Shik tetap memanggil atasannya dengan panggilan ‘Sir’. Tentu saja ini menimbulkan kecurigaan bagi orang yang menyadarinya. Sung Shik adalah salah satu yang membantu Kwang Ho karena dia mengetahui asal dan tujuannya melakukan perjalanan waktu ke masa depan.

Being a detective isn’t only about cathing culprits. Our Job is save lives.

Percayalah sifatnya Kwang Ho yang keras kepala ini ada sebabnya. Sebagai seorang detektif, pekerjaannya bukanlah hal yang mudah. Detektif nggak cuma menangkap penjahat lalu menjebloskannya ke penjara. Seorang detektif juga harus mampu menyelamatkan nyawa orang. Kwang Ho mengalami banyak hal yang begitu kompleks, berpisah dengan istrinya dan harus menjalani hidup di masa depan dengan penuh kecemasan. Sung Shik membantunya untuk mencari keluarganya dan satu per satu Kwang Ho mendapatkan jawabannya. Kenyataan pahit juga kabar gembira. Ada kalanya Kwang Ho menangis sedih, ada kalanya tertawa, juga ada kalanya merasa lega. (Bakalan tau kalo sudah nonton : D )

Nggak melulu fokus dengan plot berat, Tunnel berhasil menyisipkan sisi manis seperti romance antara Kwang Ho dengan Yoon Seok, istrinya. Perhatian Sun Jae pada Shin Jae Yi yang canggung tapi terlihat sangat cute. Hubungan Kwang ho dengan Sun Jae yang awalnya sama-sama keras tetapi mereka bisa saling bekerjasama. Bagaimana mereka membangun dan mengembangkan karakter saya sangat suka banget. Ikut merasakan geregetan karena menangkap pembunuh berantai selama 30 tahun itu bukan perkara yang mudah. Drama yang ditulis oleh Lee Eun Mi selalu jadi tayangan yang paling saya tunggu di akhir pekan.

Baca: Sinopsis Drama Korea Tunnel Episode 13-Part 2 di Channel OCN

Selama 16 episode berjalan, plot yang ditulis oleh Lee Eun Mi sangat menyenangkan diikuti. Tidak sekalipun ingin menunda untuk nonton juga sama sekali nggak ingin menghempaskan drama ini dari daftar tontonan. Plot yang dibangun setiap episode dirajut dengan rapi. Seperti saya ceritakan diatas, saya sempet stress juga harus menunggu drama Tunnel ditunda selama dua minggu di episode 13 dan 14. Tapi apa yang saya tunggu ini sangat worth it!

Meskipun saya sangat suka banget dengan plot yang ditulis, ada beberapa informasi yang bikin saya bergumam “Oh, cuma gini ceritanya? Ahelah.” Seperti saat karakter Park Kwang Ho (Anggota kepolisian yang digunakan identitasnya oleh Park Kwang Ho yang datang 30 tahun yang lalu). Lalu setelah diawal-awal pembunuhnya susah banget untuk dibekuk, ketika scene proses penangkapan saya berguman lagi “Lah kok gampang banget?”

Kalo dipikir mau dibikin seperti apa lagi ceritanya kalo nangkepnya susah? Bisa kayak sinetron ntar ceritanya. Endingnya mulus dan pas porsinya. Semua misteri terpecahkan, nangis, bahagia dalam satu waktu dan nggak bikin penonton penasaran karena ending menggantung. Yang tadinya dari episode 1 – 15 nggak pernah lihat Shin Jae Yi senyum cantik, di episode 16 aktingnya berhasil bikin saya acungi jempol. Tunnel patut mendapatkan rating tinggi di episode akhir yang mencapai 6.5%. Sebuah rekor rating tertinggi bagi channel OCN. Episode 16 memang the best!

Penilaian saya untuk drama korea Tunnel, mengacu pada plot saya memberikan rating 4/5. Sedangkan untuk enjoy apa enggak saat nonton, saya kasih rating 4/5.

Bagaimana bila dibandingkan dengan Voice?

Sesuai dengan selera penonton. Voice punya cerita yang lebih gelap dan sama sekali tidak ada scene romance. Bagi yang nggak suka dengan genrenya, bila nonton Voice pasti bakalan bosan (Kalo saya nggak bosan juga nonton Voice). Emosi yang dibangun oleh karakter Voice tersampaikan jadi nontonnya enjoy-enjoy aja. Begitu pula dengan Tunnel, meskipun ada cerita romance, lantas nggak dibikin cheesy lebai bin jengkelin. Porsinya pasti pas! Kayak ngisi bensin 😀

No Responses

Leave a Reply

counter free hit invisible