Mengulik Indahnya Pantai Cemara Sewu di Bantul, Yogyakarta

Yogyakarta memang menjadi surga pelancong yang mau jalan-jalan murah, jalan-jalan ke tempat terselubung nan indah, jalan-jalan sambil belanja belenji dan segudang kegiatan jalan-jalan yang bisa diagendakan tanpa habisnya. Makanya kalo kelamaan di Jogja bawaannya lupa sama kerjaan, males-malesan dan pengin jalan-jalan mulu sampe nggak kerasa duit di dompet nyaris habis 😀 Selain kulinernya yang bervariasi sampai ke pelosok desa pun banyak yang nyari, wisata alamnya yang tersembunyi nggak bakalan habis untuk diexplore. Yogyakarta itu nggak cuma kawasan Malioboro yang biasa dijadikan tempat belanja 😀

Suatu ketika saat teman saya sedang dapet cuti, langsung saya culik ke tempat yang sudah hampir dua tahun berlalu itu. Ya, Pantai Cemara Sewu. Sebuah pantai yang dua tahun lalu saya kunjungi dan baru sekarang bisa saya tulis dalam blog. Antara pemalas atau memang lagi cari bahan tulisan memang sangat tipis 😀

Saya masih ingat dulu menemukan Pantai Cemara Sewu dari sebuah instagram dengan potret yang cukup kece untuk foto-foto. Berbekal sepeda motor matic tanpa SIM (sekarang Alhamdulillah sudah punya) dan pengetahuan jalan yang jauh dari kata expert meskipun lama di Jogja, kami nekat mencari Pantai Cemara Sewu. Pengalaman yang cukup berkesan buat saya pribadi karena berani naik motor dengan perjalanan sekitar 1 jam. Sebelumnya mah beraninya cuma muter keliling kampus aja alias jago kandang 😀 Meskipun saya ini nggak paham jalan, tapi yang saya bonceng lumayan ngerti jalan. Jadi kalopun nyasar, saya nggak sendirian. Pedih amat jalan-jalan sendirian yak?!

google maps pantai cemara sewu

Lokasi Pantai Cemara Sewu

Lokasi Pantai Cemara Sewu masih berada satu kompleks sepanjang Pantai Parangkusumo. Bagi yang sudah melipir ke gumuk pasir pasti gampag banget cari lokasinya karena Pantainya sudah dilewatin. Rutenya ternyata nggak serumit yang saya bayangkan buktinya kami berdua nggak nyasar meskipun jalannya pelan-pelan 😀 Pantai tersebut dinamakan Cemara Sewu karena banyak banget pohon Cemara Sewu yang tumbuh di sepanjang jalan menuju lokasi Pantai. Adem? iya banget. Jadi serasa masuk dalam terowongan pepohonan gitu saat masuk dari pintu gerbang Pantai.

IMG-20170128-WA0044-01

Selamat datang di gapura Pantai Cemara Sewu yang terbuat dari bambu

IMG-20170128-WA0047-01

Fotonya kalah sama foto sekarang yang sedang hits. Ini 2 tahun lalu lho, 2015

Ketika sudah masuk menuju Pantai, kami disuguhi pemandangan yang keren banget. Perlu dicatat juga nih, saat itu Pantai Cemara Sewu masih sepi jadi nggak ada sampah-sampah yang bertebaran di bibir pantai. Kalo kondisi sekarang tahun 2017, saya kurang tahu dalam perkembangannya ya. Banyak gubuk-gubuk kecil yang dibangun di sekitar Pantai yang cocok banget buat tidur siang ditemani angin Pantai yang sepoi-sepoi 😀 Nggak cuma gubug yang bisa dijadikan tempat ‘leyeh-leyeh’, masih ada hammock untuk tiduran gratis sambil baca buku.

IMG-20170128-WA0087-02

Pantainya masih bersih

IMG-20170128-WA0068-01

Belum tahu sejenis tumbuhan apa yang menyerupai duri tersebut

Saya kurang tahu jenis tumbuhan yang bentuknya seperti duri tersebut. Warnanya kuning dan tumbuh di sepanjang tepi Pantai Cemara Sewu. Tumbuhan yang menyerupai duri tersebut tumbuhnya musiman. Beberapa waktu lalu teman saya ada yang berkunjung di Pantai Cemara Sewu tapi tumbuhannya sangat gersang. Jadi pastikan kalo datang kesana pengin ketemu sama yang tumbuhan berduri saat musimnya saja. Kapan musimnya? Tanyakan pada ibu peri karena saya sudah lupa persisnya kesana *run-run small*

Ayunan

IMG-20170128-WA0059-01

Salah satu spot favorit

Jangan Lupa Kuliner!

Jauh-jauh ke Bantul masak nggak kulineran? Yha! Meskipun kulinerannya nggak di Bantul juga, kami menyempatkan makan di Mie Ayam Tumini. Jamannya hits banget Mi Ayam yang kuahnya kentel kayak kare (tapi bumbunya bukan kare ya) ini lokasinya di samping Terminal Giwangan. Namanya juga trip sehari, jadi sekalian aja muterin jalan.

Sampai sekarang Mie Ayam Tumini masih menjadi kuliner Mie Ayam yang paling dicari di Jogja. Kalo kamu kebetulan transit di Terminal Giwangan, dengan modal jalan kaki sebentar (± 5 menit) dari depan Terminal sudah sampai di tempat kuliner yang hits di Jogja. Tapi jangan heran juga kalo warungnya rame banget dan kadang banyak yang nunggu berdiri demi bisa makan Mie Ayam Tumini. Seenak apa sih Mie Ayamnya kok sampai pada rela ngantri, berdiri, panas, gerah-gerahan, yang cantik dan ganteng pake baju kerja rapi semua kalangan tumplek jadi satu? Nih, lihat gambar di bawah aja dijamin ngiler 😀

Dengan harga yang murah meriah sudah bisa makan siang enak dan kenyang. Prinsip anak kos banget ya?! Karena makan murah, enak dan kenyang adalah koentji survive buat anak kosan. Selamat menyusuri Pantai Cemara Sweu dan kuliner Mie Ayam Tumini ya! 🙂

Mie Ayam Tumini via Hipwee

Mie Ayam Tumini via Hipwee

 

Pencarian Terkait:

LAgu film himalaya, kata kata film istri dari masa depan#spf=1, dowload lagu celine dion yang dipakai di drama man to man, Kata dalam film cinta di pangkuan himalaya, lagu film cinta di pangkuan himalayah, lirik lagu indahnya cemarasewu, pantai asinan yogya, Pantai Cemara Sewu Bantul

Leave a Reply

counter free hit invisible