Hot Plate Murah di Warung Anglo Yogyakarta

3M: Makan Murah Meriah

Bagi penganut prinsip 3M, menemukan tempat makan yang sesuai dengan kantong memang nggak mudah. Namanya juga anak kos yang gesit kayak detektif info yang serba murah pun cepat merebak asalkan punya mainan sosmed. Jangankan yang punya sosmed, yang nggak punya pun bisa dibantuin sama mbah google. Baik banget kan?

Beruntung banget (sedikit maksa) saya bisa bolak balik dari Semarang ke Jogja di awal tahun 2017. Jadi punya kesempatan piknik di waktu yang sempit juga incip-incip kuliner baru dan nostalgia dengan tempat makan Korea favorit saya. Untuk masalah kuliner, saya ngikut keputusan bersama saja karena perginya rame-rame dan setelah scrolling instagram kuliner menemukan satu foto yang kelihatannya bikin ngiler banget. Kami pun sepakat untuk makan di tempat tersebut yang bernama Waroung Anglo.

Baca juga: Kuliner Korea di Jogja

Kalo kalian yang dulunya suka nongkrong di K24 (Sekarang ganti nama 24 hour) Seturan mungkin bakalan ‘ngeh’ dengan tempat makan paling pojok di komplek sana. Yha, saya hanya tahu tempat paling pojok adalah tempat makan bakmi jawa tanpa tahu namanya.  Ternyata beberapa tahun kemudian dengan kekuatan social media tiba-tiba merubah tempat makan tersebut dicari oleh orang-orang yang penasaran pengin makan disana. Semuanya karena kehebatan penyebaran lewat social media saudara-saudara 🙂

Setelah sekian tahun saya lewati hanya untuk nebeng parkir karena parkiran di K24 sudah penuh. Perubahannya kini mungkin sangat drastis, dulu tempatnya nggak seramai sekarang yang menjadi salah satu kuliner hits di Jogja. Sempet kagum sama managementnya yang pintar memanfaatkan marketing  social media karena efeknya memang luar biasa. Dulu yang saya bahkan nggak sempet noleh lama-lama karena tempatnya paling pojok dan nggak menarik, sekarang tertarik kesana karena sebuah foto makanan.

Waroung Anglo Chinese Food dan Bakmi Jawa Halal dengan 500 macam menu

Asyik nih, karena postingan di instagram akhirnya menemukan salah satu Chinese Food yang halal di Jogja. Waroung Anglo mengklaim punya 500 macam menu. Datang bersama rombongan kelaparan, kami memesan satu menu hot plate, capcay goreng dan cumi goreng. Dimanapun makannya, minumnya tetap ‘es teh’ dong. Es Tehnya disini enak sampai pesan 2 gelas karena memang haus dan doyan. Semua meja penuh dan beruntung kami dapat satu tempat yang baru saja ditinggal salah satu konsumennya. Masih berantakan dengan piring-piring dan gelas-gelas yang kotor. Pelayannya pun sigap membersihkan meja yang baru saja ditinggal konsumen. Good Point!

hot plate ayam warung anglo

Ayam Hot Plate Waroung Anglo. Harga 25k.

cumi goreng warung anglo

Cumi Saos Asam Pedas. Harga 19.5k

capcay goreng warung anglo

Capcay Goreng Seafood Waroung Anglo. Harga 15.5k

menu warung anglo jogja

Semua Menu yang Kami Pesan

Teman tanya:

Kamu kalo ngereview makanan di blog objektif nggak? Biasanya banyak kan review yang menyesatkan di blog. Semua makanan dibilang enak.

Percaya atau enggak, di dunia ini ada tipe orang yang menganggap rasa makanan itu ada dua macam: enak dan enak banget. Mungkin blogger yang mereview adalah tipe orang yang seperti itu. Kalo saya sendiri setiap review selalu berusaha objektif karena pengalaman pribadi setiap ada postingan makanan enak di blog atau sosial media lainnya bawaannya langsung ngiler. Pertimbangannya adalah harga yang terjangkau dan tertulis rasanya pun enak. Setelah coba ternyata rasanya nggak sesuai dengan ekspektasi.

Saya termasuk orang yang punya penilaian dalam makanan dengan 3 macam: Enak, biasa saja, dan nggak enak. Ada penilaian netral untuk mendeskripsikan makanannya enak pun enggak tapi tidak bisa dikategorikan nggak enak. Lalu untuk makanan yang saya pesan di Waroung Anglo ini termasuk yang mana? Biasa saja 😀

Balutan tepung krispy pada ayam dan cumi-cuminya terlalu tebal sehingga cuma bisa merasakan seonggok daging dalam balutan tepung. Pada saat itu memang harga cumi-cumi sedang mahal dan tertulis di kasir Waroung Anglo. Dari ketiga menu yang kami pesan semuanya kurang berani dalam memberikan bumbu, jadi rasanya kurang nendang.

Tentunya ada kelebihan dan kelemahan dalam setiap tempat makan. Kelebihan dari Waroung Anglo: harganya terjangkau anak kosan, porsi banyak dan bikin kenyang. Kelemahannya: rasanya standar. Prinsip 3M: Makan Murah Meriah + Enak itu memang seperti menemukan jarum dalam tumpukan jerami. Semangat buat para pejuang anak kos untuk menemukan 3M+E. Makan Murah Meriah Enak! 🙂

PS: Sekarang lokasinya pindah di Jalan Nologaten No.77

Pencarian Terkait:

warung anglo jogja, anglo jogja, daftar harga warung anglo, harga warung anglo jogja, warung anglo seturan

Leave a Reply

counter free hit invisible